Friday, October 7, 2022
spot_img
HomeBeritaHarga Cabai di Malang Semakin Tinggi

Harga Cabai di Malang Semakin Tinggi

Salam Satu JiwaMalang, Dalam sebagian minggu terakhir ini harga cabai rawit melejit besar menyeluruh di segala Jawa Timur( Jatim), tidak terkecuali di Malang.

Keadaan ini, bagi Tubuh Pusat Statistik( BPS) setempat, pada kesimpulannya merangsang inflasi lebih besar. BPS melaporkan kalau dikala ini inflasi di Kota Malang sebesar 0, 61 persen pada Juni 2022 dari bulan lebih dahulu sebesar 0, 51 persen.

Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyoharini dalam jumpa pers secara virtual di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat berkata kalau harga cabai rawit tercatat hadapi peningkatan sampai 160, 49 persen pada Juni 2022. dengan andil sebesar 0, 26 persen terhadap inflasi Kota Malang.

Erny menarangkan, tidak hanya cabai rawit, komoditas lain yang hadapi peningkatan harga serta mendesak terbentuknya inflasi di Kota Malang merupakan harga tiket angkutan hawa sebesar 5, 16 persen serta bawang merah sebesar 30, 1 persen.

Setelah itu, lanjutnya, terdapat peningkatan harga ataupun bayaran kontrak rumah sebesar 0, 91 persen, peningkatan harga cabai merah 60, 37 persen, telur ayam ras sebesar 6, 16 persen serta mobil tercatat sebesar 1, 45 persen.

” Sedangkan itu, buat komoditas yang membatasi inflasi merupakan penyusutan harga ikan yang diawetkan sebesar 19, 01 persen dengan andil 0, 04 persen,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, harga beras pula tercatat hadapi penyusutan sebesar 0, 53 persen, daging ayam ras satu persen, bawang putih 8, 6 persen serta ayam hidup sebesar 2, 88 persen. Tidak hanya itu, terdapat pula penyusutan harga komoditas buah- buahan.

Dia meningkatkan, bila dilihat dari kelompok pengeluaran, pada Juni 2022 tercatat terdapat peningkatan pada kelompok santapan, minuman serta tembakau sebesar 1, 86 persen, kelompok transportasi 0, 84 persen serta kelompok perumahan, air, listrik serta bahan bakar rumah tangga 0, 35 persen.

Kelompok lain yang hadapi peningkatan pada periode tersebut merupakan, kelompok penyedia santapan serta minuman ataupun restoran 0, 18 persen, perlengkapan serta peralatan rumah tangga 0, 05 persen serta pembelajaran 0, 05 persen.

Pada bulan tersebut, terdapat beberapa kelompok pengeluaran yang hadapi penyusutan harga antara lain merupakan kelompok kesehatan sebesar 0, 01 persen, baju serta alas kaki 0, 03 persen, data serta komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0, 04 persen.

” Setelah itu pula terdapat perawatan individu serta jasa yang lain 0, 09 persen serta kelompok tamasya, berolahraga serta budaya 0, 15 persen yang hadapi deflasi pada Juni 2022,” katanya.

Sebaliknya inflasi tahun kalender 2022 Kota Malang sebesar 3, 95 persen serta inflasi tahun ke tahun sebesar 5, 30 persen. Segala kota di Jawa Timur tercatat hadapi inflasi, dimana inflasi paling tinggi terjalin di Kediri sebesar 0, 78 persen serta terendah di Sumenep sebesar 0, 45 persen.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

laginaik.com
kawulagaya.com
malangsport.com
giatekno.com

Recent Comments