Friday, October 7, 2022
spot_img
HomeBudayaRatusan Masyarakat Arjomulyo Arak 1.000 Tumpeng Saat Sedekah Bumi

Ratusan Masyarakat Arjomulyo Arak 1.000 Tumpeng Saat Sedekah Bumi

Salam Satu JiwaMalang, Ratusan masyarakat Desa Arjomulyo, Desa Bangelan menjajaki Tasyakuran Sedekah Bumi serta Grebek Tumpeng 1001 yang diselenggarakan Rabu (10/8/2022) siang. Gelaran tersebut ialah ritual adat tahunan yang dimaksudkan untuk bersih Desa Arjomulyo.

Ribuan masyarakat Desa Arjomulyo tersebut telah berkumpul di balai desa sedari pagi. Mereka sudah melaksanakan bermacam persiapan. Membentuk barisan sambil bawa peralatan yang hendak diarak keliling desa.

Mulai dari kanak-kanak, anak muda, sampai orang tua terlihat semangat menjajaki serangkaian ritual adat tersebut. Memakai baju bernuansa adat Jawa, masyarakat ini berbaris apik mengarak tumpeng.

Selain ini juga ada barisan di mana warganya masing-masing membawa tumpeng berukuran kecil dan diarak keliling kampung. Dengan diiringi alunan musik dari marching band, arak-arakan ribuan tumpeng ini juga semakin meriah.

Tumpeng Sedekah Bumi

Menurut Ketua Panitia kegiatan, Kamsani, acara bersih desa ini digelar tepat pada 12 bulan Suro (kalender Jawa). Dimana memang sudah menjadi adat bagi masyarakat Desa Arjomulyo dengan menggelar bersih desa setiap tahun.

“Artinya, dengan kegiatan ini dimaksudkan untuk sedekah bumi. Selametan warganya, desanya dan juga harta benda miliknya (warga),” ujar Kamsani, Rabu (10/8/2022).

Kamsani berkata, tidak hanya tumpeng besar yang diarak secara bersama dengan dipanggul beberapa masyarakat, pula terdapat kurang lebih 1.000 tumpeng yang dibawa masyarakat serta ikut dibawa keliling desa.

Sehabis berjalan keliling desa, rombongan arak-arakan ditunjukan ke Wisata Umbulan Tanaka. Di mana di situ hendak dilanjutkan ritual berikutnya. Tepatnya di zona dekat Sumber Agung. Suatu sumber mata air yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat.

Di sumber mata air yang terdapat di zona Wisata Umbulan Tanaka tersebut, tokoh adat serta tokoh warga desa setempat melanjutkan beberapa ritual budaya. Dimulai dengan menerima tumpeng yang dibawa warga sehabis arak-arakan.

Sehabis itu, salah seseorang tokoh warga mendekat ke zona sumber. Sehabis melaksanakan ritual, tokoh adat tersebut mengambil air pas dari sumber mata air serta dimasukan ke dalam 7 kendi berdimensi kecil.

Sehabis terisi penuh, kendi berisi air tersebut tiap- tiap diberikan kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Mulai dari Camat Wonosari, Danramil 0818/32 Wonosari, Kapolsek Wonosari serta pula sebagian tokoh adat lain yang muncul.

“Karena di sumber ini merupakan termasuk punden, termasuk krapyak, pohon beringin, bukannya kita percaya hal yang tidak dipahami, akan tetapi yang jelas warga sini setiap tahunnya mengadakan tumpengan disini,” pungkas Kamsani.

Pengambilan air dari sumber tersebut dimaknai selaku salah satu simbol salah satu simbol sumber kehidupan. Dimana dengan bersih desa tersebut, kehidupan warga Desa Arjomulyo dapat terus menjadi berkah.

Apa itu Sedekah Bumi?

Warga Jawa mempunyai tradisi turun temurun bernama upacara Sedekah Bumi. Apa itu sedekah bumi?

Tradisi ini umumnya diselenggarakan pada dini bulan Muharram ataupun Sura. Untuk ketahui lebih banyak apa itu sedekah bumi, ikuti uraian berikut ini.

Kegiatan ini diselenggarakan selaku salah satu wujud rasa syukur kepada bumi yang sudah membagikan rezeki berbentuk hasil bumi untuk keberlangsungan hidup manusia.

Arak Arakan Sedekah Desa

Pada biasanya, kegiatan Sedekah Bumi diselenggarakan di tempat universal yang dikira sakral semacam taman masjid, balai desa, ataupun lapangan. Semacam upacara tradisional wilayah mayoritas, warga hendak menyajikan sesajen pada dikala melaksanakan upacara Sedekah Bumi.

Sesajen khas upacara Sedekah Bumi di antara lain merupakan bubur sura, ialah bubur dari biji-bijian yang dimasak spesial di dalam kendi kuali dari tanah, dan bermacam tipe hasil bumi yang meliputi umbi-umbian, buah-buahan, sayur-mayur, serta biji-bijian. Tidak hanya itu pula dicoba penyembelihan hewan kurban.

Sejarah Upacara Sedekah Bumi

Dikutip dari bermacam sumber, upacara Sedekah Bumi dipercaya berawal dari penyebaran agama Islam di tanah Jawa dengan media wayang kulit oleh Sunan Kalijaga. Dalam pagelaran wayang kulit tersebut diselipkan arti serta pesan-pesan tentang modul keislaman yang gampang dipahami oleh warga.

Contohnya, ada suatu tokoh wayang bernama Werkudara yang melambangkan ibadah sholat. Werkudara diceritakan tidak bisa berjongkok, sama halnya tidak terdapat gerakan jongkok dalam ibadah sholat. Perihal ini ialah perumpamaan untuk mendesak umat muslim biar melakukan kewajiban sholat.

Arti Upacara Sedekah Bumi

Dalam tradisi Sedekah Bumi ada nilai- nilai pembelajaran Islam ialah menimpa keimanan. Dalam ritualnya ada pembacaan doa serta tahlil saat sebelum dimulainya kegiatan yang melambangkan kewajiban mengingat Allah SWT, saat sebelum melaksanakan seluruh suatu dengan bawah iman kepada Allah SWT.

Arti tradisi Sedekah Bumi ini merupakan bersyukur yang ialah ajaran baik dalam agama Islam serta nilai ibadah yang bertujuan untuk mencari ridha dari Allah SWT.

Rangkaian Prosesi Upacara Sedekah Bumi

Prosesi upacara Sedekah Bumi dilakukan oleh masyarakat Jawa yang hidup dari mengolah ladang dan sawah. Upacara yang dilakukan untuk mengucapkan syukur atas hasil bumi tersebut memiliki tiga tahapan prosesi yaitu sebagai berikut:

  1. Nyekar, adalah ritual berdoa untuk para leluhur.
  2. Kenduri ataupun makan bersama. Para petani akan membagikan sebagian hasil panennya untuk diolah jadi aneka macam hidangan serta disajikan dalam suatu ritual manganan. 2 ekor kambing pula hendak disembelih setelah itu dagingnya dimasak di punden untuk leluhur. Masakan tersebut pula hendak disuguhkan untuk anak cucu yang hendak menari di punden.
  3. Tayuban ataupun Nayub, ialah warga desa menari bersama berpasangan untuk membangun kebersamaan serta kerukunan.

Seperti itu sebagian perihal menarik menimpa sejarah, arti, serta prosesi upacara Sedekah Bumi. Saat ini, Kamu telah lebih ketahui tentang apa itu sedekah bumi, bukan?

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

laginaik.com
kawulagaya.com
malangsport.com
giatekno.com

Recent Comments