Friday, October 7, 2022
spot_img
HomeBeritaBNPT: Aktivitas Keagamaan di Area Kampus Jadi Tempat Menarik Simpatisan Oleh Jaringan...

BNPT: Aktivitas Keagamaan di Area Kampus Jadi Tempat Menarik Simpatisan Oleh Jaringan Teroris

Salam Satu JiwaMalang, Kepala BNPT Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar berkata aktivitas keagamaan di area kampus sering digunakan jaringan teroris buat menarik simpatisan. Sehingga ia mengajak seluruh pihak di kampus menghindari area kampus dimanfaatkan jaringan terorisme.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggandeng Universitas Brawijaya (UB) serta Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

BNPT bersama kedua universitas tersebut setuju melaksanakan kajian bersama terpaut radikalisme serta terorisme.

Kampus pula hendak ikut serta aktif dalam Kawasan Terpadu Nusantara yang didirikan BNPT buat tujuan deradikalisasi berbasis kesejahteraan.

” Aktivitas keagamaan di area kampus sering digunakan jaringan teroris buat menarik simpatisan,” kata Boy Rafli dalam penjelasan persnya, Kamis hari ini.

Tidak hanya itu golongan mahasiswa pula rentan dipengaruhi propaganda radikal yang tersebar di media sosial, ucap Kepala BNPT.

Mengalami fenomena tersebut, civitas academica (warga akademik) wajib peka serta aktif dalam melaksanakan bimbingan nilai agama yang baik, dan penguatan nilai-nilai konsensus bernegara, kata Boy Rafli.

Terorisme tidak sungkan memakai narasi-narasi agama buat menyetujui kekerasan ekstrem.

Oleh sebab itu, seluruh pihak tercantum area kampus wajib menarik dengan tegas garis demarkasi kalau perihal itu bukan ajaran agama.

” Ayo kita perkuat pengetahuan kebangsaan, perkuat uraian terhadap 4 konsensus bawah serta moderasi beragama,” ajak ia.

Sedangkan itu, Rektor Universitas Brawijaya Profesor. Widodo mengakui berartinya kedudukan civitas academica buat menghindari radikalisme serta terorisme.

Baginya, warga di area kampus dapat mengambil kedudukan lewat tri dharma akademi besar ialah pembelajaran, riset serta dedikasi warga.

” Bimbingan cinta Tanah Air berarti untuk mahasiswa. Dengan demikian timbul kerangka berpikir yang terbuka serta inklusif,” kata ia.

Di satu sisi, dia berkata generasi muda butuh waktu buat menguasai jati dirinya.

Oleh sebab itu, universitas mempersiapkan unit kegiatan kemahasiswaan ataupun aktivitas yang tingkatkan profesionalisme, membangun metode pandang mahasiswa yang terbuka serta toleran terhadap perbandingan.

” Kita dapat bekerja sama dengan BNPT di Kawasan Terpadu Nusantara dalam rangka proses dedikasi warga,” kata Widodo.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Dokter. Fauzan berkata dikala ini segala kegiatan kampus senantiasa di dasar pengawasan pendidik. Tujuannya, buat menghindari gerakan radikal.

” Kita wajib membangun pemahaman kalau negeri ini tidak bisa jadi digotong oleh satu kalangan. Terlebih, selaku lembaga pembelajaran yang notabene membangun peradaban ke depan, pasti pengetahuan nilai kebangsaan jadi bagian yang tidak terpisahkan,” tegas Fauzan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

laginaik.com
kawulagaya.com
malangsport.com
giatekno.com

Recent Comments