Friday, October 7, 2022
spot_img
HomeBerita KriminalSering Bikin Onar Di Wagir Malang, Pengamen Berlagak Preman Diringkus

Sering Bikin Onar Di Wagir Malang, Pengamen Berlagak Preman Diringkus

Salam Satu JiwaMalang, Pengamen berlagak preman yang viral menggebrak mobil yang dikendarai bunda serta anak kecil di Wagir, Kabupaten Malang kesimpulannya tertangkap.

Laki- laki bernama Agus Hartoyo (33) diringkus regu Satreskrim Polres Malang di kawasan Blitar, Jawa Timur.

“Setelah diselidikan, tersangka ditangkap di Kabupaten Blitar,” ungkap Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengutip dari Beritajatim. com jejaring Suara. com, Kamis (21/7/2022).

Dikenal, masyarakat asal Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir itu tiap hari mengamen serta kerja serabutan.

AKBP Ferli meningkatkan, terdakwa ialah residivis permasalahan penadahan ponsel curian pada tahun 2013.

Ada warga yang melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan Agus ke Polsek Wagir.

“Sepanjang ini, terdakwa kerapkali membuat keonaran serta meresahkan warga di daerah Wagir. Kami imbau warga yang jadi korban dapat melapor,”

Polisi menjerat terdakwa dengan Pasal 335 KUHP ayat 1 serta Pasal 80 ayat (1), (2) jo pasal 76 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2014 tentang pergantian atas Undang-Undang Republik Indonesia No 23 Tahun 2002 Tentang Proteksi Anak.

Kronologis peristiwa, pada Sabtu (16/7/2022), jam 17.00 Wib, korban bersama 2 anaknya mengendarai mobil serta melintas di Jalur Raya Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Preman Viral

Sebab jalur kecil, korban yang mengemudikan mobil terpaksa menyudahi, serta di balik terdapat terdakwa yang dikala itu mengendarai motor bersama rekannya.

“Sebab merasa korban menyudahi tiba-tiba, hingga terdakwa turun dari motor serta berikutnya marah serta menggebrak-gebrak pintu mobil korban serta memohon korban buat turun dari mobil secara paksa,” tegas Ferli.

Sebab korban seseorang wanita, lanjut Ferli, lebih memilah buat senantiasa di dalam mobil serta melanjutkan ekspedisi. Tetapi oleh terdakwa dikejar serta kembali menghentikan kendaraan korban.

Disana, tersangka kembali menggebrak-gebrak mobil serta memaki korban.

“Dikala terdakwa melaksanakan ancaman kekerasan tersebut, dalam mobil terdapat kedua anak dari korban yang menangis serta menjerit sebab ketakutan. Korban berikutnya memberi tahu peristiwa ini ke Polsek Wagir,” jelas Ferli.

Ferli menegaskan, Polres Malang tidak hendak memandang siapapun yang jadi korban aksi premanisme. Penindakan tegas hendak dicoba terhadap tesangka demi terciptanya kenyamanan di warga.

“Korban seseorang istri anggota Polri serta 2 anaknya, tetapi Polres Malang tidak hendak tinggal diam bermacam wujud dengan premanisme. Kami imbau kepada warga bila terdapat perbuatan ancaman kekerasan tolong lekas dilaporkan, kita mau warga hidup tertib nyaman damai,” tegas Ferli.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

laginaik.com
kawulagaya.com
malangsport.com
giatekno.com

Recent Comments