Friday, October 7, 2022
spot_img
HomeBeritaArema FC Disanksi Denda Rp100 Juta Akibat Ulah Suporternya di Bali

Arema FC Disanksi Denda Rp100 Juta Akibat Ulah Suporternya di Bali

Salam Satu JiwaMalang, Arema FC Diganjar Sanksi Denda Rp100 Juta Akibat Ulah Suporternya di Bali PSSI kembali mejatuhkan sanksi kepada Arema FC. Pemicunya, ulah suporter menyalakan flare pada laga tandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu(13/8/2022) lalu.

Sanksi denda yang wajib dibayar Singo Edan julukan Arema, ialah sebesar Rp 100 juta. Sanksi itu tertuang dalam pesan no 020/L1/SK/KD-PSSl/VIII/2022 yang diterima oleh manajemen Arema FC, pada Senin (22/8/2022).

Dalam pesan itu disebutkan kalau Kalau pada bertepatan pada 13 Agustus 2022 bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali sudah berlangsung pertandingan BRI Liga 1 Tahun 2022/2023 antara Bali United FC melawan Arema FC.

Arema FC

Tim Arema FC melanggar Kode Disiplin PSSI

Tahun 2018 sebab terjalin penyalaan 2 buah flare oleh suporter Arema FC di tribun barat dan diperkuat dengan bukti-bukti yang lumayan buat menegaskan terbentuknya pelanggaran kode disiplin.

“Ya, Arema FC baru saja memperoleh pesan dari Komdis PSSI terpaut sanksi akibat flare yang menyala dikala Arema FC bertandang di markas Bali United sebagian waktu lalu,” ungkap Pimpinan Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Lebih dahulu Arema FC wajib membayar Rp 170 Juta akibat sanksi yang diberikan sebab terdapatnya 3 insiden pelanggaran yang dicoba dikala menjamu PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Kami telah melaksanakan koordinasi dengan pihak keamanan terpaut perihal ini, yang jelas aksi yang berbuntut pada pelanggaran disiplin hendak ditindak tegas.

Di sisi lain kami terus melaksanakan sosialisasi kepada Aremania supaya membangun pemahaman buat tidak melakukan hal-hal yang merugikan klub,” tegas Haris.

Suporter Arema FC

Suporter Kembali Berulah, Arema FC Didenda Rp100 Juta

Tim berjuluk Singo Edan, Arema FC kembali dikenai denda dari Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Segala Indonesia (PSSI) sebesar Rp100 juta akibat ulah oknum pendukung yang menyalakan flare ataupun suar.

Pimpinan Panpel Arema FC Abdul Haris di Kota Malang, Jawa Timur, Senin berkata kalau sanksi denda tersebut diberikan kepada Arema FC akibat terdapatnya flare pada dikala Singo Edan bertandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali sebagian waktu lalu.

“Betul, Arema FC baru saja memperoleh pesan dari Komdis PSSI terpaut sanksi akibat flare yang menyala dikala Arema melawan Bali United sebagian waktu lalu,” kata Haris.

Keputusan Komdis PSSI buat membagikan sanksi denda sebesar Rp100 juta kepada Arema FC tersebut, lanjutnya, di informasikan lewat pesan dengan no 020/L1/SK/KD PSSl/VIII/2022 yang diterima oleh manajemen Arema FC pada 22 Agustus 2022.

Dalam pesan itu, baginya, disebutkan kalau pada bertepatan pada 13 Agustus 2022 bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Arema FC melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 sebab terjalin penyalaan dua buah flare oleh suporter Arema FC di tribun barat.

“Ini diperkuat dengan bukti- bukti yang lumayan buat menegaskan terbentuknya pelanggaran kode disiplin,” imbuhnya.

Dia meningkatkan, grupnya dikala ini telah melaksanakan koordinasi dengan pihak keamanan supaya peristiwa tersebut tidak kembali terulang serta hendak ditindak tegas. Arema FC pada minggu ini hendak menjamu RANS Nusantara FC serta Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Rusuh, Arema FC di Bali

“Di sisi lain kami terus melaksanakan sosialisasi kepada Aremania supaya membangun pemahaman buat tidak melaksanakan hal- hal yang merugikan klub,” ucapnya.

Lebih dahulu Arema FC pula sudah dikenakan sanksi denda sebesar Rp170 juta akibat beberapa pelanggaran yang terjalin pada dikala Singo Edan menjamu PSS Sleman. Pada dikala pertandingan, mengalami pendukung Arema FC yang menyalakan flare serta berdampak denda Rp100 juta.

Setelah itu, terdapatnya lemparan gelas air mineral oleh oknum suporter yang ditunjukan kepada pemain PSS Sleman serta berdampak denda Rp50 juta, dan terdapatnya penembakan sebagian petasan ke hotel tempat PSS Sleman menginap serta dikenai denda Rp20 juta.

Secara totalitas, Arema FC wajib membayar denda sebesar Rp270 juta akibat beberapa pelanggaran tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

laginaik.com
kawulagaya.com
malangsport.com
giatekno.com

Recent Comments